Friday, August 24, 2012

Bir dan Peradaban Manusia


Berikut adalah twit saya tentang Bir yang ditulis pada Bulan Oktober 2011 lalu.


2011-10-02 12:42:43
Peradaban dunia dibangun dari Bir, karena lewat cara membuat bir orang mengenal sterilisasi air minum dg cara direbus.

Bir ditemukan manusia sekitar 9000 tahun lalu di Mesopotamia. Seseorang mencampur barley & air yg lalu mengalami fermentasi.

Dan segera saja minuman baru tersebut menjadi populer di seluruh Mesopotamia & bahkan menyebar hingga mencapai Mesir.

Bir menjadi istimewa muncul lebih dulu dari roti. Dan berkat penemuan bir, manusia jadi lebih serius memisahkan bebijian.

Karena mencari bahan baru untuk membuat bir, maka kemudian manusia menemukan keluarga rumput liar seperti gandum & beras.

Berkat usaha mengelola tanaman bahan pembuat bir, maka manusia menjadi serius dalam pertanian mulai dari bibit hingga panen.

Bir sedemikian berharga, hingga di Mesir Kuno statusnya sama dengan uang. Sebagian upah para pembuat piramid dibayar dg bir.

Catatan: piramid bukan dibangun para budak, melainkan oleh warga Mesir. Segalon bir per hari adalah sebagian dr bentuk upah.

Orang2 di Timur Tengah dulu minum bir, dari anak2 hingga manula. Sampai mabuk? Tentu tidak. Teknologi belum sampai situ.

Hanya setelah evolusi ratusan tahun, alkohol bir meningkat seperti sekarang ini (sekitar 4-5%) sebelumnya lebih rendah.

Bir masa lalu lebih seperti minuman ramuan. Kadar alkoholnya rendah, nutrisi relatif tinggi & mengandung antibiotik alami..

Hanya setelah ditemukan fermentasi anggur, manusia menemukan minuman yg lebih kuat alkoholnya & kadar dlm bir pun ikut naik.

Catatan tertua menggambarkan orang minum bir adalah dari 4000 sM, di Mesopotamia, isinya 2 orang minum pakai sedotan.

1 galon ~4 liter. Jatah buat 1 keluarga. RT @tenriangke: baru tau :) kembung juga ya segalon, apa kurang? Hahaha

Mengapa pd catatan Tepe Gawra itu org minum bir pakai sedotan? Karena pada bir di jaman purba banyak ampas2 terapung.

Selain dari Barley, bir jaman dulu ditambahi potongan ikan, bebijian & buah liar. Lalu dicemplungi batu yg sdh dipanaskan.

Setelah dicemplungi batu yg membara, wadah ditutup. Barley yg terkena air panas akan menyerap kelembaban & lalu mengental.

Hal istimewa: bir yg telah jadi dapat dinikmati bulanan hingga tahunan kemudian - asal disimpan di tempat kering & kedap.

Dari cara penyimpanan bir inilah manusia kemudian mengenal & mengembangkan tehnik pengawetan makanan lainnya.

Makan daging, ikan, buah2-an & tumbuhan liar. RT @nomosmith: sebelum ada gandum roti makan apaan bang

Dari batang tanaman keluarga rumput. Strukturnya kaku, lebih mirip seperti sumpit RT @AlwiEr: sedotan jaman dulu dari bahan apaan bang?

Ya betul. Sebelum itu manusia berburu & mengumpulkan RT @zesutan: berarti setelah adanya bir, dimulailah masa bercocok tanam pak?

Dari kegiatan membuat bir, manusia lalu menemukan gandum, lalu menetap & bercocok tanam ketimbang keluyuran utk berburu.

Dan dari kegiatan membuat bir dikenal teknik sterilisasi dg cara memanaskan air sampai mendidih serta mengawetkan makanan.

Masyarakat peminum bir cenderung egaliter. Perubahan muncul setelah dikenalnya fermentasi anggur yg alkoholnya lebih kuat.

Budidaya anggur lebih sulit. Menguras waktu & tenaga. Kelas sosial makin melebar setelah muncul peminum anggur diantara peminum bir.

Mabuk mungkin baru dikenal di era fermentasi anggur. Di jaman bir purba, orang keburu kembung sebelum sempat mabuk.

Ternyata tidak begitu. Terdapat bukti bahwa bir lebih dulu dikenal ketimbang bercocok tanam gandum secara intensif, misalnya. @errrIQ

Betul :) "@perduto_boy: Seperti yg tertulis d bagian label bang, "Lebih enak dinikmati bersama" :cheers: re: peminum bir cenderung egaliter.

Kalau yg ada di lagu "Lisoi" itu bisa bir & bisa juga tuak. Intinya sih: "parmitu" = tukang minum. @motulz

Bila kita merujuk pada kitab Kejadian (Genesis) - Nabi Nuh menjadi mabuk setelah minum anggur. Tidak disebut karena Bir.

Memang di kemudian hari tehnik pembuatan bir semakin maju. Kualitas bahan semakin baik, sehingga makin mendekati kualitas bir modern.

Proses perbaikan kualitas bir dicapai lewat penyempurnaan proses malt atas barley - yg mengubah gula jadi alkohol.

Para pembuat bir menggunakan wadah yg sama berulang2. Biasanya dibuat dari badan kayu pohon. Dari sini dikenal wadah gentong kayu.

Di jaman Mesir Kuno dikenal 17 macam bir, sementara di Mesopotamia dikenal 23 macam bir. Bir berbeda utk acara berbeda.

Proses fermentasi dg ragi yg dikenal pada pembuatan bir - kemudian diperkenalkan pd gandum yg diolah => menghasilkan roti.

Tweeps bisa melihat kontribusi bir yg sangat besar pd peradaban: Sterilisasi, fermentasi, pertanian, kegiatan sosial, dll berawal dr Bir.

Karena bisa dinikmati & berkhasiat. Lebih mirip seperti minum Teh Botol atau Coca Cola. Nggak perlu kenyang atau mabuk kan? @okipardira

Dan lagi di masa itu tidak ada minuman lain. Maka bir pun termasuk kategori hiburan. :) @okipardira

Tanpa bir, mungkin peradaban besar Mesopotamia & Mesir tidak berkembang sebagaimana yg terjadi. Itu sebab Bir disebut pondasi peradaban.

Tentang jenis2 bir modern - mungkin ada yg lebih paham. Saya sendiri jarang minum bir, tapi pernah bedakan berbagai macam bir.

Ada bir mengendap di dasar tong & ada yg diambil dari bagian atas tong. Kebanyakan dinikmati dingin tapi jangan pakai es batu.

Orang Eropa cenderung menganggap Bir Amerika terlalu ringan. Ada teman Inggris yg malah bilang - Bir Amerika cemen, kayak kencing kuda.

Di Eropa sendiri, Bir makin ke timur makin keras & alkoholnya makin tinggi. Minum 2-3 gelas saja sudah mulai bikin tipsy.

Bir yg paling keras di Eropa biasanya dari Republik Ceko. Di sini ada banyak sekali jenis bir. Mungkin terbanyak di dunia.

Di Ceko festival bir diadakan tiap Mei, di mana pengunjung bisa mencicipi 70 merk bir. Tapi festival paling terkenal tentunya di Jerman.

Setiap Oktober, selama hampir 3 minggu warga Jerman di Bavaria merayakan Oktoberfest - pesta Bir paling terkenal sedunia.

Catatan: pada Oktoberfest 2010 - total volume bir yg disajikan: 7,1 juta liter. Pengunjung? 6,4 juta. Sampahnya? 1000 ton.

RT @TussieAyu: @hotradero pak, namanya emang octoberfest. But believe me, acara itu dimulai bulan september sampe minggu pertama oktober :-D

Betul, memang namanya saja yg Oktoberfest - tapi memang sudah dimulai dari minggu ke-3 September. Puncaknya Oktober. @TussieAyu

Betul, memang namanya saja yg Oktoberfest - tapi memang sudah dimulai dari minggu ke-2 September. Puncaknya di Oktober. @TussieAyu

Coba tanya Kedutaan Jerman ataupun Kantor Goethe Institute - biasanya mereka juga bikin perayaan di sini. RT @NandoMagnifico: Jerman kita?

Bangsa lain yg juga suka Bir selain Amerika, Inggris, Jerman, Ceko & kebanyakan Eropa? Tentunya Orang Jepang & Cina.

Bangsa mana yg paling banyak minum Bir? Orang Ceko, yaitu sekitar 158 liter perkapita per tahun, disusul Irlandia, Jerman & Austria.

Ya. Tapi kalau saya lebih suka Anker. RT @didietap: gimana dengan bir indonesia? Beberapa teman asing bilang kalau bir bintang cukup oke.

Ya memang orang Jepang suka Sake, tapi konsumsi Bir-nya lumayan banyak: 51 liter per kapita @_Pawitra_

Walaupun orang Ceko peminum bir terbanyak di dunia, tapi secara total warga Cina mengkonsumsi 28 Juta liter bir tiap tahun.

Untuk yg ingin tahu lebih banyak tentang Bir - bisa membaca buku: "A History of The World in 6 Glasses" yg ditulis Tom Standage.

Tentang Bir yg mendahului pertanian - dapat dibaca pada penelitian Dr. Patrick McGovern peneliti di Univ. of Pennsylvania & sumber2 lain.

2 comments:

deSoleh said...

I like it ... :)

Moris Anjana said...

Jadi kangen minum bir -_-